Atie Hardjoloekito: Aquarobic Bagus Untuk Kesehatan Kaum Warior

Atie Hardjoloekito, panggilannya.  Asri Rochmulyati, nama panjangnya. Sungguh energik penampilannya, sesuai dengan profesinya sebagai perintis dan  aquarobic trainer di negeri ini. Perempuan  awet muda, cantik dan bertubuh langsing ini,  lahir 19 Januari 1956, sebagai anak ke delapan dari sembilan bersaudara.

Karirnya ‘berkubang dalam air’ dirintisnya sejak masih di bangku SD kelas 4. Ia bergabung dengan Klub Renang Tirta Taruna, latihan berenang dua kali seminggu di Kolam Renang Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta. Saat baru bergabung dengan klub renang tersebut, ia masuk kelas junior. Artinya, ia baru boleh latihan di kolam renang kecil. Bila tinggi badan sudah memadai, ia baru boleh berlatih di kolam renang besar. Ingin cepat tinggi dan berlatih di kolam yang lebih bergengsi membuat Atie rajin latihan renang.

Memasuki usia remaja, kegiatan latihan berenang Atie tak surut. Ia memilih cabang loncat indah menara 10 meter. Melalui loncat indah Atie mendapat berbagai pengalaman bertanding, antara lain sebagai Kontingen DKI Jaya PON 1973 dan meraih medali emas.

Bukan hanya olahraga air, Atie juga rajin ber-aerobic, 3 – 4 kali seminggu ia bisa dijumpai di Sanggar Balet dan Senam Namarina. Aktivitas ini membuatnya sehat, bugar dan selalu langsing. Setelah menikah dengan Djoemanto Djoekardi tahun 1974 dan mempunyai anak, Atie terus menjaga kelangsingannya dengan berolahraga. Baginya, hanya hari Minggu yang merupakan ‘hari tanpa olahraga’. Baginya, hari Minggu merupakan hari untuk keluarga atau mengerjakan hobinya: menjahit dan membaca.

Tahun 1999, Atie jatuh cinta pada aquarobic. Baginya, di aquarobic ia menemukan gabungan yang asyik  antara berolahraga di air, namun tetap seru melakukannya bersama teman-teman. Ia pun mengajak Intan, putri sulungnya di berbagai kegiatan ini. Sampai akhirnya, ibu dan anak ini belajar, berlatih dan mengajar aquarobic.  Atie bangga karena Intan memiliki spesialisasi pelatih aquarobic untuk para ibu hamil. Sedangkan Atie sendiri semakin sibuk melatih murid-muridnya, dari yang muda hingga para warior (warga senior). Ia juga menulis buku tentang aquarobic judulnya Sehat & Langsing dengan Aquarobic.

Berikut ini wawancara Warior dengan Atie seputar manfaat aquarobic bagi warior.

Warior

Apa itu aquarobic?

Atie Hardjoloeito:

Aquarobic itu senam yang sungguh fun dan bikin sehat,  salah satu olahraga air. Melakukan latihan aquarobic,  ya beraerobik di dalam air –   lebih aman daripada melakukan latihan aerobik di darat (di atas lantai).  Karena air mempunyai  sifat  daya apung air (water buoyancy)  dan sifat daya tekan air (water resistancy). Sifat daya apung air membuat tubuh kita menjadi ringan, berkurang hingga 85% dari berat badan ketika di darat. Oleh karena itu, tubuh  di air akan terbebas dari benturan maupun cedera dampak dari beban berat badan.

Warior:

Mengapa demikian?

Atie Hardjoloekito:

Karena sifat daya tekan air membuat seluruh tubuh kita  ‘tertekan’ dan secara otomatis tubuh pun melakukan perlawanan pada  tekanan tersebut . ‘Perlawanan’  ini  justru memberi dampak positif karena  tubuh kita seperti  sedang melakukan olahraga beban. Hasilnya, menerbitkan kobaran energi dan  menguatkan  otot-otot dan sendi-sendi 12 hingga 14 kali lipat lebih cepat daripada ketika melakukan  aerobik di atas lantai. Pada saat tubuh melakukan ‘perlawanan’ terhadap tekanan air,  paru-paru dan jantung juga ikut aktif terpacu. Berarobik di dalam air juga   mencegah kepanasan (overheating),   karena suhu   air  mendinginkan    tubuh secara  terus menerus selama berada di kolam renang.

Warior:

Mengapa aquarobic disebut senam yang sungguh fun?

Atie Hardjoloekito:

Seperti halnya aerobik di atas lantai,  aquarobic  juga dilakukan dalam suatu grup atau kelas. Tapi  aquarobic  lebih fun dibandingkan dengan beraerobik  di atas lantai karena  aura air menenangkan jiwa-raga dan  kecipak air di sana-sini membuat hati riang. Lebih asyik saat melakukan latihan yang penuh variasi  diiringi musik.  Sessi latihan berdurasi antara 40 – 50 menit akan terasa sebentar, cepat selesai. Bagi yang tidak bisa berenang, tidak perlu khawatir  ‘tenggelam’ saat ber-aquarobic.  Karena saat berlatih    selain mengenakan baju renang, juga dilengkapi dengan pelampung swimbelt  atau vest. Keduanya    tidak menghalangi gerakan   pemakainya. Karena  pelampung tersebut  selain  membuat pemakainya mengapung dengan aman juga  dapat berdiri tegak di kolam renang   sambil melakukan berbagai gerakan latihan yang diarahkan oleh instrukturnya.

Warior:

Apa saja manfaat aquarobic?

Atie Hardjoloekito:

Bila dilakukan secara teratur, aquarobic dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik dan kesehatan mental. Mengapa? Ketika tubuh kita mencebur ke kolam renang, aura positif sifat  air menenangkan tubuh dan pikiran.  Bahkan  dapat menurunkan  stress, rasa gelisah dan ketegangan. Selain itu juga  mengendurkan otot-otot yang kencang-tegang.  Dengan gerakan-gerakan tertentu atas arahan instruktur, aquarobic antara lain dapat meningkatkan denyut  kerja jantung dan fungsi  paru-paru, mengaktifkan fungsi sendi, melemaskan otot-otot yang nyeri serta mempertahankan kepadatan tulang. Maka  energi  pun terpompa,  membuat  tubuh  bugar dan hati riang, pola tidur jadi terjaga dengan baik ritmenya.

Warior:

Apakah aquarobic bisa menurunkan berat badan?

Atie Hardjoloekito:

Bisa. Begini ya. Aquarobic juga dapat mengontrol tekanan darah, meredakan nyeri lutut dan pinggul  akibat  terserang penyakit  sendi (arthritis).  Keuntungan lainnya, melakukan aquarobic   dapat  meningkatkan rasa percaya diri, karena bisa menurunkan berat badan. Mengapa? Beraerobik air selama 30 menit dapat membakar sekitar  300  kalori.  Dapat disimpulkan, aquarobic cocok bagi mereka yang kelebihan berat badan. Sifat air yang menenangkan tubuh  dapat menjaga kadar gula darah tetap normal, sehingga aquarobic  dapat mencegah diabetes. Bagus sekali buat kaum warior. Karena Aquarobic juga bisa dimanfaatkan sebagai latihan untuk rehabilitasi  bagi penderita stroke, penderita diabetes, penderita kegemukan, penderita hipertensi, penderita pernafasan dan  paska operasi jantung koroner, atas rekomendasi dokter tentunya.

Warior:

Pukul berapa sebaiknya para warior melakukan aquarobic dan apa pula yang harus harus dipersiapkan?

Atie Hardjoloekito:

Pagi hari, bagus sekali untuk beraquarobic. Dari pukul tujuh hingga pukul sepuluh. Nah, sebelum melakukan aquarobic Pastikan bahwa kondisi fisik  Anda memungkinkan untuk berlatihan aquarobic secara optimal.  Jika ragu, konsultasi dengan  dokter  demi kelancaran dan  keamanan  Anda berlatih. Hasil konsultasi dan advis dokter Anda sampaikan kepada instruktur. Pilih instruktur aquarobic yang berpengalaman dan memiliki sertifikat resmi sebagai  pengajar. Yaitu Sertifikat  FISAF (Federation of International Sport Aerobic and Fitness).  Lebih jelasnya, silakan baca buku tentang aquarobic yang saya tulis. *


Aneka Peralatan untuk Berlatih  Aquarobic  dan Aquatic Therapy

1. Baju Renang

Baju renang merupakan sarana utama untuk berlatih aquarobic. Modelnya terserah Anda, yang penting nyaman dipakai dan tidak merepotkan ketika melakukan berbagai gerakan di air. Karena faktor sinar matahari yang relatif panas, banyak peserta aquarobic memilih baju renang yang berlengan panjang, dan juga panjang di bagian kaki. Tujuannya, menjaga agar kulit lengan dan kaki tidak menjadi gelap kena sinar mentari. Apalagi, jika latihan dilakukan di pagi hari, baju renang yang tertutup ini perlu dilengkapi dengan topi lebar di bagian depan (seperti topi yang dipakai para pegolf), dan juga kacamata hitam (sunglasses). Maklum, karena kebanyakan peserta di klub kami adalah kaum perempuan. Mereka tidak mau jika kelak badannya sehat dan langsing tapi mukanya penuh bercak-bercak kecoklatan.

2. Noodles

Jenis pelampung yang populer untuk  aquarobic adalah noodles. Diberi nama demikian mungkin karena bentuknya mirip bakmi yang lezat kita santap bersama kuah dan bakso. Diamer noodles pelampung ini ukurannya    beragam,  berkisar antara 3,5 – 7 cm  dan panjang  sekitar 175 cm). Daya apungnya relatif kuat, sehingga noodles bisa diduduki  seperti duduk di ayunan, digelayuti, digunakan latihan penguatan kaki seperti bermain ski, menari  atau dipakai seperti sandaran.  Tergantung penggunanya dan apa tujuannya.

3. Swim belt dan Vest

Jenis pelampung lainnya adalah  swim belt dan vest. Swim belt dikenakan melingkari pinggang, dan di lengkapi sabuk pengaman  seperti  saat kita duduk di pesawat udara. Vest dikenakan di dada. Untuk latihan di kolam renang yang  dalam alat ini sangat diperlukan, karena alat inilah yang memungkinkan kita terapung di air, terjamin   tidak akan tenggelam.

4. Swim Gloves  (Sarung Tangan)

Bentuknya seperti  sarung tangan, tapi  antara jari satu dengan lainnya tersambung tak bercelah, mirip kaki katak. Bahannya  kedap air.  Dengan mengenakan sarung tangan ini,  tenaga di otot lengan untuk menyibak air menjadi bertambah.  Pemakaian sarung tangan dapat mengencangkan otot.

5. Aqua Barbells dan Aqua Dumbbells

Kita sudah tahu bentuk barbell atau dumbbell yang biasa dipakai untuk melatih otot-otot  lengan dan bahu yang terbuat dari besi/logam. Untuk aquarobic ada perlengkapan serupa  namun dibuat dari foam/busa kedap air. Salah satu contoh adalah aqua barbell. Jika barbell yang terbuat dari logam dimasukkan ke air pasti akan tenggelam, yang terbuat dari bahan kedap air ini justru akan terapung karena sangat ringan dan ditambah  adanya water resistance. Pada saat latihan kita berusaha menaik-turunkan barbell di bawah permukaan air, akan terasa bahwa gerakan ini  membutuhkan tenaga ekstra. Jadi, kegunaan alat ini adalah untuk membentuk dan meningkatkan kekuatan otot lengan dan  bahu.

Sebagai variasi dapat juga menggunakan plates dumbbells, bone water dumbbells atau water fan paddles untuk latihan, mengencangkan lengan  dan bahu.

6. Water Ankle Cuff

Water Ankle Cuffs merupakan salah satu alat yang berfungsi sebagai penambah beban untuk menambah tekanan kala berada di dalam air. Sehingga jumlah pembakaran kalori meningkat selain  mengencangkan otot-otot dan sendi pergelangan kaki.

7. Socks aqua erobic   

Dikenakan saat latihan, untuk  melindungi pergelangan kaki dan juga mencegah kaki Anda tergelincir, Selain itu,  berfungsi sebagai perlindungan terhadap luka dan goresan.

8. Peralatan untuk therapy kaki,  leher dan pinggang:

9. AquaLogix Equipment

AquaLogix merupakan alat temuan terbaru yang dapat digunakan  fitness di kolam renang, untuk menguatkan otot dan sendi. Juga  berfungsi sebagai alat terapi seluruh tubuh, tergantung  kondisi pasien.  Antara lain  untuk mengurangi rasa nyeri dan melenturkan  otot serta sendi lower dan upper body: This technology can be used in the treatment of shoulders, elbows, hips, knees, and low back conditions.research to confirm and support the use of the equipment.  bahu, siku, pinggul, lutut, pergelangan tangan dan kaki serta mengencangkan otot perut.  Cara menggunakannya AquaLogix Bells digunakan untuk berbagai gerakan latihan tangan dan AquaLogix Fins diikatkan pada pergelangan kaki. Instruktur Anda akan mengarahkannya, sesuai dengan program latihan yang Anda perlukan.


Sejak tahun 1999, Atie mempopulerkan aquarobic dan terus berlanjut hingga hari ini. Tahun 2014, ia memiliki tim pelatih terdiri dari lima orang: Intan – putrinya, Yati, Lita, Nanda dan Tiza. Ia pun mendirikan Klub Aquarobic yang diberi nama “Mermaid Aqua Aerobic”. Peserta yang bergabung sudah mencapai 200 orang. Jumlah yang relative banyak jika ditilik dari awal ketika belum ada yang mengenal olahraga air ini. Namun bisa juga dilihat jumlah ini belum apa-apa sama sekali karena Atie yakin masih banyak orang yang akan memilih aquarobic yang selain asyik membuat hidup sehat, bugar dan fantastic.*


Ingin berlangganan artikel? Isi kolom berikut ini (gratis).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
[contact-form-7 404 "Not Found"]